24.12.25

REFLEKSI AKHIR SEMESTER DI SMPN 3 PAMULIHAN

"Apa Jadinya Jika Ayah yang Ambil Rapor? Intip Keseruannya di SMPN 3 Pamulihan!"

Penulis : Tim Jurnalistik SMPN 3 Pamulihan


Pamulihan, 24 Desember 2025 – SMPN 3 Pamulihan menutup tirai Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026 dengan penuh warna. Halaman sekolah menjadi saksi pemberian apresiasi atas bakat dan kerja keras siswa dalam ajang Pentas Seni (PENSI) dan Pekan Olahraga Antar Kelas (PORAK).

Sorak sorai mengiringi penyerahan piala bagi para pemenang lomba, disusul dengan pengumuman membanggakan bagi para peraih peringkat 1 s.d. 3 dari kelas 7 hingga kelas 9. Prestasi ini menjadi kado indah bagi orang tua sebelum memasuki masa libur panjang.

Peran Ayah dalam Pendidikan

Momen pembagian rapor kali ini diisi dengan sosialisasi SE Bupati Sumedang No. 100/2025 dari Dony Ahmad Munir terkait Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR).
Program ini mendukung inisiatif Bangga Kencana BKKBN dalam memperkuat peran ayah untuk mencetak keluarga berkualitas. Meski kehadiran masih didominasi para ibu karena faktor pekerjaan, semangat dari imbauan Bupati tersebut tetap terasa hangat.

Pihak sekolah menegaskan bahwa SE ini bukanlah sekadar urusan administratif yang mengikat secara hukum, melainkan sebuah imbauan moral yang kuat untuk membangun kembali ikatan emosional antara ayah dan anak. Fokus utama GEMAR yang bertujuan membangun Generasi Emas 2045 adalah untuk mengatasi fenomena fatherless dengan menempatkan ayah sebagai figur penting dalam perjalanan pendidikan anak.


Bagi para ibu yang hadir, peran mereka tetaplah luar biasa sebagai pilar utama keluarga. Namun, pesan dari Gerakan GEMAR ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dukungan ayah—meski hanya melalui diskusi kecil di meja makan setelah pulang kerja nanti mengenai hasil rapor ini—sangat berarti bagi kesehatan mental dan perkembangan emosional anak.

Menuju Semester Baru

Setelah pembagian rapor selesai dilakukan di kelas masing-masing, para siswa resmi memulai masa libur semester ganjil. Seluruh siswa diharapkan dapat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga hingga tanggal 11 Januari 2026, dan kembali siap menimba ilmu pada 12 Januari 2026.

Keluarga besar SMPN 3 Pamulihan mengucapkan selamat berlibur. Semoga momentum ini mempererat kasih sayang di setiap rumah, baik bersama ibu maupun ayah tercinta.



#GEMAR #AyahMengambilRapor #BKKBN #disdikjabar #bupatisumedang #PendidikanAnak #PeranAyah #KeluargaBerkualitas #SMPN3Pamulihan #Sumedang #TugasDanCinta #SumedangSimpati #Spentipaljuara #Pendidikankarakter


10.12.25

๐Ÿ“ Catatan Pelaksanaan ASAS 2025/2026

Mengukur Capaian Belajar dengan Kombinasi Digital dan Tertulis

Oleh : Tim Jurnalistik SMPN 3 Pamulihan

 


Halo Sobat  Spentipal ! Salam Adipati !

Kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 telah selesai dilaksanakan dengan tertib dan lancar pada tanggal 1 hingga 6 Desember 2025. ASAS kali ini menjadi penutup evaluasi semester ganjil yang berjalan di bawah adaptasi teknologi dan metode pengujian yang berimbang. Pelaksanaan kegiatan ini mengombinasikan dua metode utama untuk memastikan pengukuran capaian belajar siswa dilakukan secara komprehensif.


๐Ÿ“ฑ
Pelaksanaan Soal Pilihan Ganda (PG) Secara Digital

Seluruh sesi ujian untuk soal berbentuk Pilihan Ganda (PG) telah berhasil dilaksanakan menggunakan aplikasi RDev Exambro. Siswa menggunakan perangkat elektronik atau gawai pribadi mereka berupa smartphone atau laptop di bawah pengawasan ketat panitia. Tim IT dan panitia ASAS bekerja sama memastikan semua sesi berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. Kehadiran RDev Exambro membantu menjaga fokus siswa selama ujian dan meminimalisir gangguan. Penggunaan sistem digital ini telah mempercepat proses pengumpulan dan koreksi data untuk soal-soal PG, yang kini sedang diolah untuk mendapatkan hasil yang akurat.


Penilaian Mendalam melalui Soal Uraian (Esai)

Untuk mengukur kemampuan siswa dalam menganalisis, menyintesis, dan menyajikan ide secara terperinci, soal-soal berbentuk Uraian atau Esai tetap dikerjakan secara manual di atas kertas. 

Metode ini memungkinkan guru untuk menilai proses berpikir siswa, kedalaman pemahaman materi, serta kemampuan mereka dalam komunikasi tertulis yang terstruktur. Saat ini, Bapak/Ibu guru mata pelajaran sedang melakukan koreksi mendalam terhadap lembar jawaban uraian untuk memastikan penilaian yang adil dan akurat.


๐Ÿค
Apresiasi atas Dukungan Komunitas Sekolah

Kelancaran seluruh rangkaian ASAS 1-6 Desember 2025 adalah hasil kerja sama yang baik dari seluruh pihak. Para siswa telah berpartisipasi dengan tertib, serius, dan menjunjung tinggi kejujuran. Guru dan panitia bekerja sigap dalam persiapan, pelaksanaan, dan pengawasan. Orang tua/wali memberikan dukungan penuh di rumah, memastikan siswa siap secara fisik maupun mental.

Saat ini, fokus sekolah adalah pada pengolahan nilai akhir dan persiapan rapor semester. Kami berharap hasil ASAS ini dapat memberikan gambaran jelas mengenai peta penguasaan materi siswa, sebagai acuan untuk perbaikan dan peningkatan di semester mendatang.

Terima kasih atas partisipasi aktif dan komitmen seluruh keluarga besar SMPN 3 Pamulihan.


#ASAS2025 #ASASSMPN3Pamulihan #KurikulumMerdeka #AsesmenSumatif #Spentipaljuara 

6.12.25

๐Ÿ“ข Membangun Sekolah Beradab

Mengapa Kata-kata "Ringan" Bisa Punya Dampak Besar

oleh: Tim Jurnalistik SMPN 3 Pamulihan


​Halo, Sobat Spentipal ! Salam Adipati ! ๐Ÿ‘‹

​Kami sangat antusias untuk membagikan sebuah inisiatif penting yang baru saja diluncurkan di lingkungan sekolah kita. Video kampanye internal kami kini hadir untuk mengajak kita semua merenung: Bagaimana Etika Berbahasa Membentuk Karakter Sekolah Kita?

​Video ini, yang merupakan bagian dari kampanye internal SMPN 3 Pamulihan, bukanlah sekadar tontonan, melainkan sebuah ajakan serius untuk kembali menyadari pentingnya etika berbahasa di setiap sudut sekolah.

๐Ÿง Ketika "Candaan" Berubah Menjadi Normalisasi

​Sering kali, kita mendengar kata-kata slang atau bahasa gaul tertentu, seperti "anjay" atau istilah sejenis lainnya, terlontar begitu saja dalam percakapan sehari-hari di antara teman. Awalnya, mungkin kita menganggapnya sebagai candaan ringan, bumbu percakapan, atau sekadar tren yang tidak berbahaya.

​Namun, tanpa kita sadari, normalisasi penggunaan kata-kata tersebut secara perlahan berpotensi menciptakan dua masalah besar:

​Mengikis Rasa Saling Menghormati: Bahasa yang kasar, meskipun dimaksudkan untuk bercanda, dapat menumpulkan kepekaan kita terhadap kesopanan. Kata-kata yang tadinya terlarang, kini dianggap wajar, dan ini bisa merusak tatanan komunikasi yang berbasis hormat.

​Menciptakan Lingkungan Kurang Kondusif: Ketika komunikasi didominasi oleh istilah-istilah yang minim sopan santun, lingkungan belajar kita bisa terasa kurang nyaman dan suportif, terutama bagi mereka yang sensitif atau menjadi target "candaan" tersebut.

๐Ÿค Ini Bukan Soal Melarang, Ini Soal Memilih

​Kampanye ini bukan bertujuan membatasi kreativitas atau melarang ekspresi diri. Sebaliknya, kami ingin mengajak seluruh warga sekolah—mulai dari Bapak/Ibu Guru, Staf TU, dan terutama seluruh Siswa/i—untuk menjadi lebih bijak dalam memilih kata.

​Bahasa adalah cerminan budi pekerti kita. Dengan memilih kata-kata yang baik, sopan, dan santun, kita tidak hanya menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara, tetapi juga membangun citra diri sebagai pelajar yang beradab dan berkarakter.

​✨ Mari Ciptakan Budaya Sekolah yang Positif

​Melalui inisiatif ini, mari kita bersama-sama 

​Mengembalikan Nilai-Nilai Sopan Santun: Jadikan bahasa yang santun sebagai identitas utama pelajar SMPN 3 Pamulihan.

​Menciptakan Ruang Aman: Pastikan setiap warga sekolah merasa dihargai dan aman dari bahasa yang berpotensi menyakitkan.

​Mendukung Pembelajaran: Lingkungan yang penuh rasa hormat adalah pondasi terbaik untuk proses belajar mengajar yang efektif.

​Mari bersama-sama menjaga lisan kita dan menciptakan suasana belajar mengajar yang beradab, positif, dan suportif di SMPN 3 Pamulihan.

​Saksikan video kampanye internal kami dan jadilah bagian dari perubahan positif ini!


​#SMPN3Pamulihan​ #EtikaBerbahasa​ #PendidikanKarakter​ #BudayaSekolah​ #StopAnjay​ #SopanSantun​ #SekolahAman​ #AntiBullying​ #RemajaPositif​


2.12.25

๐ŸŒฟ Aksi Nyata Siswa SMPN 3 Pamulihan

Mewujudkan Sekolah Bersih dan Nyaman Menuju Eco-School!

Oleh : Tim Jurnalistik SMPN 3 Pamulihan


Halo Sobat Spentipal ! Salam Adipati ! ๐Ÿ‘‹

Selamat datang di Blogspot resmi SMPN 3 Pamulihan. Kali ini, kami bangga menceritakan kisah inspiratif dari lingkungan sekolah kami, di mana semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap lingkungan benar-benar ditanamkan dalam kegiatan sehari-hari.

๐Ÿงน Tim Khusus: Pahlawan Kebersihan SMPN 3 Pamulihan

Di tengah padatnya kegiatan belajar, kami memiliki sekelompok siswa luar biasa yang berdedikasi penuh pada satu misi penting: menjaga kebersihan dan keindahan sekolah. Mereka adalah Tim Kebersihan SMPN 3 Pamulihan, sebuah motor penggerak nyata yang memastikan setiap sudut sekolah kami selalu bersih dan nyaman.

Tim ini bukan hanya sekadar kelompok piket biasa. Mereka adalah siswa-siswa pilihan yang secara sukarela dan penuh tanggung jawab mengorganisir, merawat, dan mengedukasi teman-teman lainnya tentang pentingnya kebersihan.


Dinamika dan Inspirasi dari Guru Penggerak

Di balik kesuksesan dan semangat tinggi Tim Kebersihan, ada sosok guru yang menjadi mentor, fasilitator, sekaligus inspirator utama. Beliau adalah Bapak Aripin Wahyudin, M.Pd.I.

Dengan bimbingan dan arahan dari Bapak Aripin, Tim Kebersihan bergerak dengan visi yang jelas. Beliau berhasil menanamkan pemahaman bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan budaya bersama yang harus dimiliki oleh seluruh warga sekolah. Bapak Aripin memotivasi siswa untuk tidak hanya membersihkan, tetapi juga merawat dan mencintai lingkungan mereka sendiri.



๐ŸŒฑ Langkah Nyata Menuju Eco-School

Upaya Tim Kebersihan ini adalah bagian dari langkah besar kami untuk mewujudkan SMPN 3 Pamulihan sebagai Eco-School (Sekolah Berwawasan Lingkungan). Konsep Eco-School ini selain menjaga kebersihan sekolah, menekankan pada:

 * Pengelolaan Sampah yang Bertanggung Jawab: Mulai dari memilah sampah organik dan anorganik, hingga mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai.

 * Penghijauan dan Perawatan Taman: Siswa aktif menanam, menyiram, dan menjaga area taman sekolah agar tetap asri dan indah.

 * Konservasi Energi dan Air: Mengedukasi teman-teman untuk menghemat penggunaan listrik dan air di lingkungan sekolah.

Kehadiran Tim Kebersihan yang dimotori oleh siswa dan didampingi Bapak Aripin Wahyudin, M.Pd.I., ini membuktikan bahwa perubahan positif dapat dimulai dari hal-hal kecil dan inisiatif dari para siswa. Mereka adalah duta lingkungan sejati yang siap menjadi generasi pelopor kebersihan.


๐Ÿ“ข
Mari Bergabung!

Kami mengajak seluruh siswa, guru, dan staf SMPN 3 Pamulihan untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan sekolah kita. Karena sekolah yang bersih adalah cerminan dari hati yang sehat, dan Eco-School adalah masa depan pendidikan kita!

Salam Bersih dan Lestari!

1.12.25

๐Ÿš€ Membangun Karakter Bangsa

Serunya Kegiatan Wasbang di SMPN 3 Pamulihan!

Oleh : Tim Jurnalistik SMPN 3 Pamulihan


Halo Sobat Spentipal! Salam Adipati!

Di tengah padatnya jadwal belajar, ada satu kegiatan kokurikuler yang selalu ditunggu-tunggu setiap hari Sabtu: Wawasan Kebangsaan (Wasbang)! Kegiatan ini bukan sekadar duduk dan mendengarkan, lho. Ini adalah momen penting bagi kita semua untuk memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kedisiplinan, dan menjadi generasi yang berkarakter kuat.

Kolaborasi Kebanggaan: Dididik Langsung oleh Tokoh Teladan 

Apa yang membuat kegiatan Wasbang di sekolah kita istimewa? Jawabannya adalah kolaborasi hebat dengan para tokoh teladan di desa kita!

Kegiatan Wasbang ini sepenuhnya dikelola dan dibina langsung oleh Bapak-bapak dari BABINSA (Bintara Pembina Desa) dan Bapak-bapak dari BHABINKAMTIBMAS (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Kehadiran beliau-beliau ini memberikan nuansa belajar yang berbeda. Kita tidak hanya mendapatkan teori, tapi juga praktik nyata tentang:

v  Kedisiplinan: Melalui latihan dasar baris-berbaris (PBB) yang melatih kekompakan dan kepemimpinan.

v  Keamanan Lingkungan: Mendapat wawasan langsung tentang pentingnya menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari Bapak Bhabinkamtibmas.

v  Semangat Patriotisme: Kisah-kisah inspiratif dan penguatan nilai Pancasila dari Bapak Babinsa.

Waktu Khusus di Hari Weekend

Kami mendedikasikan waktu terbaik di akhir pekan untuk kegiatan penting ini:

v  Jadwal Rutin: Setiap hari Sabtu

v  Waktu Pelaksanaan: Tepat setelah jam istirahat hingga jam pelajaran terakhir selesai.

Dengan jadwal ini, suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap fokus. Para siswa dapat menyerap materi Wasbang dan latihan fisik setelah rehat, menjadikannya penutup pekan yang sangat berkesan dan bermanfaat.

Materi Esensial yang Kami Pelajari

Dalam sesi Wasbang, kami mempelajari materi yang sangat esensial untuk bekal masa depan:

v  Pancasila dan Implementasinya: Bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila harus diwujudkan dalam pergaulan sehari-hari di sekolah dan di rumah.

v  Bahaya Narkoba dan Radikalisme: Edukasi dini untuk membentengi diri dari pengaruh negatif yang bisa merusak masa depan.

v  Etika dan Tatakrama: Pembentukan karakter sopan santun, menghormati orang tua dan guru, serta toleransi antar sesama.

v  Bela Negara Praktis: Latihan fisik dasar yang membentuk mental tangguh dan fisik yang prima.

Yuk, semangat? Melalui kegiatan Wasbang, kita bukan hanya menjadi siswa yang pintar di kelas, tetapi juga menjadi pemuda-pemudi Indonesia yang disiplin, berakhlak mulia, dan siap membela negara.

Sampai jumpa di lapangan, Sobat Spentipal! Tunjukkan semangat juangmu!






Menatap Masa Depan Spentipal

  Revitalisasi Fasilitas Menuju Perwujudan Visi SUCI   PAMULIHAN – Memasuki tahun ajaran 2025/2026, SMPN 3 Pamulihan atau yang lebih ak...