30.3.26

Mentari Baru di SMPN 3 Pamulihan

 

Satu Suara dalam Ikrar Pelajar Indonesia

PAMULIHAN – Senin pagi ini bukan sekadar rutinitas. Di bawah naungan langit biru Sumedang yang jernih, lapangan SMPN 3 Pamulihan menjadi saksi bisu sebuah transformasi besar. Upacara bendera perdana pasca-libur Idulfitri 1447 H ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tapi juga momentum lahirnya semangat baru yang lebih kokoh dan visioner.

Gema "Rukun Sama Teman": Harmoni Pasca-Kemenangan

Suasana haru dan hangat menyelimuti barisan saat lagu "Rukun Sama Teman" berkumandang. Melodi sederhana namun sarat makna ini seolah menjadi pengingat bahwa setelah sebulan penuh menempa diri di bulan suci, buah nyata dari ibadah adalah akhlak yang mulia terhadap sesama.

Bukan sekadar nyanyian, ini adalah pernyataan sikap. Di SMPN 3 Pamulihan, perbedaan bukanlah sekat, melainkan warna yang membentuk pelangi prestasi. Kita kembali ke sekolah dengan hati yang bersih, siap saling merangkul untuk mendaki tangga kesuksesan bersama.

Era Baru: Ikrar Pelajar Indonesia

Ada yang berbeda dalam heningnya upacara kali ini. Untuk pertama kalinya, Ikrar Pelajar Indonesia dikumandangkan dengan lantang, menggantikan Janji Siswa yang lama. Setiap kata yang terucap dari bibir para siswa bukan lagi sekadar hafalan, melainkan janji suci kepada ibu pertiwi.

"Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan pendidikan, Anda dapat mengubah dunia."Nelson Mandela

Ikrar baru ini adalah komitmen bahwa siswa SMPN 3 Pamulihan siap menjadi garda terdepan pelajar Pancasila yang berintegritas, kreatif, dan mandiri. Kita tidak lagi hanya berjanji untuk patuh, tapi berikrar untuk berkarya!

Sekolah Para Juara, Sekolah Masa Depan

SMPN 3 Pamulihan terus bergerak dinamis. Transformasi ini membuktikan bahwa meski berada di wilayah yang asri, visi pendidikan kita tetap mendunia. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang pintar secara akademis, tapi juga generasi yang memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi.

Mari kita jadikan semester ini sebagai panggung pembuktian. Bahwa dari gedung-gedung kelas kita, akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia yang menjunjung tinggi kerukunan dan kemajuan. Aamiin.


Saksikan Kemeriahan Upacara Perdana Kami!

Jangan lewatkan momen emosional dan penuh semangat ini dalam dokumentasi visual eksklusif di kanal YouTube kami. Lihat bagaimana harmoni terbentuk dan bagaimana Ikrar Pelajar Indonesia mengubah energi sekolah kami! 

SMPN 3 Pamulihan: Rukun di Hati, Unggul dalam Prestasi!

👉 [Klik di Sini untuk Nonton di YouTube SMPN 3 Pamulihan]


#SMPN3Pamulihan #IkrarPelajarIndonesia #UpacaraSekolah #KembaliKeSekolah #PendidikanIndonesia #SumedangSimpati #SpentipalJuara #IdulFitri1447H #RukunSamaTeman #KurikulumMerdeka


 

14.3.26

Ramadhan Adventure

 

Merajut Karakter di Rumah Allah melalui Safari Ramadhan Kokurikuler SMPN 3 Pamulihan 🌙✨

Penulis : Tim Jurnalistik Spentipal


Sumedang, 7 Maret 2026 – Memasuki bulan suci yang penuh berkah, SMPN 3 Pamulihan kembali melanjutkan tradisi inovatifnya dalam dunia pendidikan. Jika pada agenda sebelumnya siswa mengeksplorasi alam Desa Cilembu, kali ini langkah kaki mereka tertuju pada masjid-masjid di sekitar lingkungan sekolah melalui program bertajuk "Ramadhan Adventure: Remaja Cerdas, Sehat, dan Berkarakter".

Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu saat berpuasa, melainkan bentuk implementasi nyata dari firman Allah SWT:

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian...” (QS. At-Taufiq: 18)

Misi Kemanusiaan di Tengah Ibadah Puasa

Sejak pukul 07.15 WIB, seluruh siswa dari Fase D (Kelas 7, 8, dan 9) telah bersiap dengan perlengkapan kebersihan mereka. Dengan sistem plotting yang teratur, setiap kelas mengemban misi di masjid yang berbeda, mulai dari Ring 1 seperti Masjid Barokah, hingga Ring 3 yang menempuh jarak lebih jauh seperti Masjid Assalam.

Meskipun dalam kondisi berpuasa, semangat "Eco-Leadership" yang telah ditanamkan sebelumnya kini bertransformasi menjadi kesalehan sosial. Siswa berbagi peran: ada tim yang dengan ikhlas menyapu dan mengepel lantai masjid, tim yang merapikan mukena, hingga tim observasi yang sibuk mengisi LKPD 11 Mata Pelajaran.


Integrasi Ilmu dalam Satu Langkah (One Trip for All)

Di dalam rumah ibadah, literasi dan numerasi tetap berjalan. Siswa tidak hanya beribadah, tetapi juga belajar secara kontekstual:

  • Sains & Matematika: Mengamati kejernihan sumber air masjid serta mengestimasi luas ruang utama melalui hitungan ubin.
  • Seni & PJOK: Menganalisis gerak maknawi dari aktivitas "beberes" masjid serta memantau denyut nadi pasca kegiatan fisik ringan.
  • Bahasa & Sosial: Melatih keberanian berkomunikasi santun (Basa Sunda & Inggris) saat mewawancarai pengurus DKM mengenai sejarah masjid.


Pesan Bapak Kepala Sekolah

Kepala SMPN 3 Pamulihan, Bapak H. Agus Sobardin, S.Pd., M.T., yang memantau langsung jalannya pelepasan siswa, memberikan pesan yang sangat mendalam bagi seluruh warga sekolah.

"Ramadhan Adventure ini adalah laboratorium karakter yang sesungguhnya. Kami ingin membuktikan bahwa puasa bukanlah halangan untuk produktif. Dengan turun langsung membersihkan masjid, siswa belajar tentang kerendahan hati dan tanggung jawab. Inilah esensi pemimpin muda yang berkarakter: kuat secara fisik, cerdas secara intelektual, dan lembut secara spiritual," tutur beliau.

Membudayakan Pembiasaan Positif

Kegiatan ditutup dengan penyerahan tanda kasih kepada pengurus DKM dan validasi Kartu Kendali. Melalui program ini, SMPN 3 Pamulihan terus melangkah pasti dalam membudayakan pembiasaan positif serta meningkatkan kualitas pengembangan karakter dan literasi yang berakar pada nilai-nilai religius.

Semoga jejak kecil para siswa di masjid-masjid sekitar Pamulihan ini menjadi saksi tumbuhnya generasi pemimpin yang tidak hanya mengejar prestasi dunia, tapi juga cinta pada tempat ibadah. Aamiin…



#RamadhanAdventure #SMPN3Pamulihan #SafariRamadhan #EcoLeadership #KarakterPancasila #MerdekaBelajar #SumedangSimpati #Kokurikuler

 

13.3.26

Menanam Jejak, Membentuk Jiwa ADIPATI

 

Transformasi Pembelajaran 

Abad 21 melalui Petualangan 

"Jejak Pemimpin Muda Pamulihan" 

di Desa Cilembu 🌿

Penulis : Tim Jurnalistik Spentipal


Sumedang, 7 Februari 2026 – SMPN 3 Pamulihan kembali membuat terobosan dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler PjBL Terpadu: Jejak Pemimpin Muda Pamulihan. Mengambil lokasi di laboratorium alam Desa Cilembu, kegiatan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan implementasi nyata dari visi sekolah dalam mencetak generasi unggul yang selaras dengan tantangan zaman.

Inovasi Strategi

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu perdana di bulan Februari ini mengusung tema "Petualangan Membentuk Jiwa Kepemimpinan yang Kuat (Eco-Leadership)". Dengan strategi inovatif One Trip for All, SMPN 3 Pamulihan berhasil mengintegrasikan 11 mata pelajaran sekaligus dalam satu rangkaian aktivitas lapangan. Langkah ini merupakan bentuk efisiensi kurikulum yang tetap menjaga kedalaman materi pembelajaran secara kontekstual.

Landasan Hukum dan Transformasi Kurikulum📚

Petualangan Eco-Leadership ini kami rancang bukan tanpa alasan. Semua kegiatannya sudah merujuk pada aturan keren dari Kemendikbudristek, khususnya Permen No. 12 Tahun 2024 dan Kepmen No. 262/M/2022. Lewat aturan ini, kami ingin membawa semangat pemulihan pembelajaran ke dalam bentuk yang lebih nyata dan menyenangkan buat anak-anak!

Implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan

Kegiatan outbound ini dirancang untuk menyasar 8 Dimensi Profil Lulusan (yang mencakup dimensi Profil Pelajar Pancasila dan standar kompetensi lulusan), yang termanifestasi dalam tiga zona observasi:

  1. Zona A (Sosial-Ekonomi): Melalui observasi di Balai Desa dan Pasar Kaget, siswa mengasah dimensi Berakhlak Mulia (adab birokrasi) dan Berkebinekaan Global (mengenal kearifan lokal).
  2. Zona B (Bio-Fasilitas): Pengelolaan limbah peternakan melatih dimensi Bernalar Kritis dan Gotong Royong dalam memecahkan masalah lingkungan (Eco-Intelligence).
  3. Zona C (Produksi-Hilir): Observasi di pabrik tahu dan ubi oven mendorong dimensi Kreatif dan Mandiri saat siswa menganalisis proses produksi hingga hilirisasi ekonomi.

Apresiasi Kepala Sekolah

Kepala SMPN 3 Pamulihan, Bapak H. Agus Sobardin, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tim pengajar dan antusiasme siswa. Beliau menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis proyek di era digital ini.

"Program PjBL Eco-Leadership ini adalah manifestasi dari komitmen kami untuk menghadirkan sekolah yang adaptif. Kami ingin siswa-siswi SMPN 3 Pamulihan tidak hanya menghafal teori di atas kertas, tetapi mampu 'membaca' lingkungannya. Kepemimpinan sejati lahir ketika kecerdasan intelektual bertemu dengan kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap alam," ujar Bapak H. Agus Sobardin, S.Pd., M.T.

Lebih dari Sekadar Nilai Akademik

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mempraktikkan langsung etika berkomunikasi (Basa Sunda), numerasi praktis (Matematika), hingga literasi digital (Informatika). Penutupan kegiatan dengan "Operasi Semut" mempertegas bahwa seorang pemimpin masa depan adalah mereka yang paling peduli pada kebersihan dan kelestarian ekosistemnya.

Melalui inovasi yang berkelanjutan, SMPN 3 Pamulihan berkomitmen kuat untuk selalu membudayakan pembiasaan baik yang berorientasi pada pengembangan karakter dan literasi siswa, demi mengokohkan eksistensi sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Sumedang.





#SMPN3Pamulihan #SumedangSimpati #PjBLTerpadu #EcoLeadership #MerdekaBelajar #P5 #DesaCilembu #InovasiPendidikan #KepemimpinanMuda #Kokurikuler

 

Mentari Baru di SMPN 3 Pamulihan

  Satu Suara dalam Ikrar Pelajar Indonesia PAMULIHAN – Senin pagi ini bukan sekadar rutinitas. Di bawah naungan langit biru Sumedang ya...