13.3.26

Menanam Jejak, Membentuk Jiwa ADIPATI

 

Transformasi Pembelajaran 

Abad 21 melalui Petualangan 

"Jejak Pemimpin Muda Pamulihan" 

di Desa Cilembu 🌿

Penulis : Tim Jurnalistik Spentipal


Sumedang, 7 Februari 2026 – SMPN 3 Pamulihan kembali membuat terobosan dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler PjBL Terpadu: Jejak Pemimpin Muda Pamulihan. Mengambil lokasi di laboratorium alam Desa Cilembu, kegiatan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan implementasi nyata dari visi sekolah dalam mencetak generasi unggul yang selaras dengan tantangan zaman.

Inovasi Strategi

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu perdana di bulan Februari ini mengusung tema "Petualangan Membentuk Jiwa Kepemimpinan yang Kuat (Eco-Leadership)". Dengan strategi inovatif One Trip for All, SMPN 3 Pamulihan berhasil mengintegrasikan 11 mata pelajaran sekaligus dalam satu rangkaian aktivitas lapangan. Langkah ini merupakan bentuk efisiensi kurikulum yang tetap menjaga kedalaman materi pembelajaran secara kontekstual.

Landasan Hukum dan Transformasi Kurikulum📚

Petualangan Eco-Leadership ini kami rancang bukan tanpa alasan. Semua kegiatannya sudah merujuk pada aturan keren dari Kemendikbudristek, khususnya Permen No. 12 Tahun 2024 dan Kepmen No. 262/M/2022. Lewat aturan ini, kami ingin membawa semangat pemulihan pembelajaran ke dalam bentuk yang lebih nyata dan menyenangkan buat anak-anak!

Implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan

Kegiatan outbound ini dirancang untuk menyasar 8 Dimensi Profil Lulusan (yang mencakup dimensi Profil Pelajar Pancasila dan standar kompetensi lulusan), yang termanifestasi dalam tiga zona observasi:

  1. Zona A (Sosial-Ekonomi): Melalui observasi di Balai Desa dan Pasar Kaget, siswa mengasah dimensi Berakhlak Mulia (adab birokrasi) dan Berkebinekaan Global (mengenal kearifan lokal).
  2. Zona B (Bio-Fasilitas): Pengelolaan limbah peternakan melatih dimensi Bernalar Kritis dan Gotong Royong dalam memecahkan masalah lingkungan (Eco-Intelligence).
  3. Zona C (Produksi-Hilir): Observasi di pabrik tahu dan ubi oven mendorong dimensi Kreatif dan Mandiri saat siswa menganalisis proses produksi hingga hilirisasi ekonomi.

Apresiasi Kepala Sekolah

Kepala SMPN 3 Pamulihan, Bapak H. Agus Sobardin, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tim pengajar dan antusiasme siswa. Beliau menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis proyek di era digital ini.

"Program PjBL Eco-Leadership ini adalah manifestasi dari komitmen kami untuk menghadirkan sekolah yang adaptif. Kami ingin siswa-siswi SMPN 3 Pamulihan tidak hanya menghafal teori di atas kertas, tetapi mampu 'membaca' lingkungannya. Kepemimpinan sejati lahir ketika kecerdasan intelektual bertemu dengan kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap alam," ujar Bapak H. Agus Sobardin, S.Pd., M.T.

Lebih dari Sekadar Nilai Akademik

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mempraktikkan langsung etika berkomunikasi (Basa Sunda), numerasi praktis (Matematika), hingga literasi digital (Informatika). Penutupan kegiatan dengan "Operasi Semut" mempertegas bahwa seorang pemimpin masa depan adalah mereka yang paling peduli pada kebersihan dan kelestarian ekosistemnya.

Melalui inovasi yang berkelanjutan, SMPN 3 Pamulihan berkomitmen kuat untuk selalu membudayakan pembiasaan baik yang berorientasi pada pengembangan karakter dan literasi siswa, demi mengokohkan eksistensi sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Sumedang.





#SMPN3Pamulihan #SumedangSimpati #PjBLTerpadu #EcoLeadership #MerdekaBelajar #P5 #DesaCilembu #InovasiPendidikan #KepemimpinanMuda #Kokurikuler

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mentari Baru di SMPN 3 Pamulihan

  Satu Suara dalam Ikrar Pelajar Indonesia PAMULIHAN – Senin pagi ini bukan sekadar rutinitas. Di bawah naungan langit biru Sumedang ya...